7 Cara Mudah Membuat Kolam Ikan

Membuat kolam ikan di pelataran rumah sendiri sekarang ini bukan hal yang tidak mungkin lho, Bunda. Rupanya membuat kolam ikan tidak susah, terutama bila Bunda mempunyai tempat kosong di pelataran rumah, namun jika bunda membutuhkan tukang kolam terpercaya , bunda bisa menghubungi https://tukangkolam.id/, jasa tukang kolam terpercaya.

 

Untuk beberapa orang yang hoby memiara ikan, membuat kolam ikan sendiri pasti menjadi pengalaman menyenangkan. Bunda pasti tidak harus sendirian, minta kontribusi suami untuk membikin kolam ikan simpel ini.

 

1. Tentukan lokasi

 

Langkah pertama dalam langkah membuat kolam ikan simpel tentu saja pilih lokasi. Salah satunya hal yang perlu jadi perhatian saat sebelum Bunda mulai mengeruk lubang untuk jadi kolam ikan ialah tentukan lokasi yang akurat. Seharusnya tidak boleh membuat lubang di dekat pohon dengan daun hijau lebat, karena nanti Bunda harus kerap bersihkan dan membuat perlindungan ekologi kolam dari daun yang jatuh berjatuhan.

 

Disamping itu, tempatkan kolam di luapan hujan mengucur bukan tempat yang akurat. Ini bisa bawa kotoran atau tanah ke kolam. Bila ada kehidupan akuatik atau tumbuhan, limpasan air bisa menghancurkan lingkungan dan mematikan ikan dan tumbuhan.

 

Disamping itu, bila Bunda akan memasangkan perlengkapan memiliki tenaga listrik apa saja di di air, beberapa langkah untuk menyiapkan daya dan untuk menolong amankan perlengkapan sesudah terpasang harus jadi sisi dari gagasan yang dibikin sepanjang tahapan rencana.

 

2. Tentukan ukuran 

Langkah membuat kolam ikan simpel selanjutnya ialah tentukan ukuran. Nach, ukuran yang diputuskan umumnya akan bergantung pada luas pelataran rumah.

 

Pikirkan seberapa banyak ruangan yang ingin disiapkan untuk kolam atau jumlahnya uang untuk bujet membuat kolam. Seharusnya tidak boleh melewati anggaran yang ada ya, Bunda.

 

Sesudah pilih ukuran lubang, yakinkan Bunda mempunyai susunan ukuran yang pas untuk tutupi lubang.

 

3. Keduk lubang

 

Kolam Bunda dapat memiliki ukuran sekecil 3 sampai 4 kaki dengan kedalaman sekitaran 2 kaki. Bila Bunda merencanakan memiara beberapa tanaman dalam kolam, keduk lubang di sekitar kolam dengan kedalaman sekitaran satu kaki dan lebar 1 sampai 2 kaki.

 

4. Lapisi kolam

Saat ini Bunda dapat melapis lubang berbahan tahan terhadap air atau terpal. Lapisan kolam ini bisa dibeli ke toko piranti keras atau dari toko peralatan pertanian di tempat. Taruh susunan dalam lubang dan yakinkan susunan itu melekat dengan kuat pada bagian bawah dan samping lubang. Bunda dapat menggunting sisi yang berlebihan dengan gunting atau pisau serbaguna.

 

5. Pasang filter atau air mancur (opsional)

 

Saat sebelum isi kolam sama air, Bunda harus menempatkan filter pada status yang betul, ini berlaku untuk air mancur. Filter kolam tidak begitu penting untuk penjaga kolam yang tidak merencanakan untuk memiara ikan.

 

Kebalikannya, bila Bunda ingin memiara ikan, gunakanlah filter, karena ini akan mempertahankan kesehatan ikan, menahan berbau tidak lezat, dan banyak.

 

Dalam pada itu, untuk saluran air yang stabil disekitaran kolam, umumnya memakai pompa kolam tenaga surya. Ini sebagai jalan keluar ramah lingkungan dan mengirit ongkos energi listrik.

 

6. Isi kolam sama air

 

Saat ini waktunya isi kolam. Isikan dengan air dengan menghidupkan filter atau air mancur. Bila Bunda merencanakan memiara ikan di di air, tambah klorin saat sebelum masukkan ikan apa saja.

 

Diamkan kolam baru sepanjang sekitaran satu minggu saat sebelum menambah ikan atau tanaman hingga klorin di di air akan menguap.

 

7. Tambah tanaman dan ikan 

 

Hias kolam seperti keinginan Bunda. Dapat dengan batu, kerikil, tanaman dan ikan berwarna-warna.