Mengenal Pengertian Belajar Mandiri Menurut Para Ahli dan 5 Prosesnya

Aplikasi Manajemen Pesanan Makanan Online | Hubster

Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, menuntut siswa untuk belajar dengan mandiri. Nah, untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal, Anda harus memahami pengertian dan prosesnya. Simak yuk!

 Pengertian Belajar Mandiri

  1. Menurut Haris Mujiman

Belajar mandiri adalah kegiatan belajar yang diawali dengan kesadaran adanya masalah, disusul dengan timbulnya niat melakukan kegiatan belajar secara sengaja untuk menguasai sesuatu kompetensi yang diperlukan guna mengatasi masalah.

 

  1. Menurut Lewis dan Spenser

Belajar mandiri adalah adanya komitmen untuk membantu pembelajar memperoleh kemandirian dalam menentukan keputusan sendiri tentang tujuan atau hasil belajar yang dicapai, mata ajar dan tema yang akan dipelajari, sumber-sumber belajar serta metode yang akan dipelajari, kapan, bagaimana serta dalam hal apa keberhasilan yang akan diuji.

 

  1. Menurut Tahar

Kemandirian belajar merupakan kesiapan dari individu yang mau dan mampu untuk belajar dengan inisiatif sendiri, dengan atau tanpa bantuan orang lain dalam hal penentuan tujuan belajar, metode atau strategi belajar, sumber belajar, dan evaluasi hasil belajar.

 

  1. Menurut Knowless

Belajar mandiri adalah suatu proses dimana individu mengambil inisiatif dengan atau tanpa bantuan dari orang lain untuk mendiagnosa kebutuhan belajarnya sendiri, merumuskan atau menentukan tujuan belajarnya sendiri, mengidentifikasi sumber-sumber belajar, memilih dan melaksanakan strategi belajarnya, serta mengevaluasi hasil belajarnya sendiri.

 

  1. Menurut Brookfield

Belajar mandiri adalah yang dilakukan oleh siswa secara bebas menentukan tujuan belajarnya, arah belajarnya, merencanakan proses belajaranya, menggunakan sumber-sumber belajar yang dipilihnya, membuat keputusan akademik, dan melakukan kegaiatan-kegiatan untuk tercapainya tujuan belajarnya.

 

  1. Menurut Merriam Dan Caffarella

Kemandirian belajar merupakan proses dimana individu mengambil inisiatif dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi sistem pembelajarannya.

 

Proses Belajar Mandiri

Dalam belajar mandiri, ada beberapa tahapan dan proses yang dilalui untuk mencapai hasil yang optimal. Berikut adalah proses belajar mandiri yang harus dilakukan, adalah:

  1. Penetapan tujuan

Peserta didik memilih atau berpartisipasi dalam pilihan untuk bekerja menuju tujuan penting, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat, yang berarti bagi diri mereka sendiri dan orang lain.

 

  1. Membuat rencana

Siswa menentukan langkah-langkah untuk mencapai tujuan mereka. Perencanaan di sini berarti melihat ke depan dan memutuskan bagaimana menjadi sukses.

Rencana yang dipilih siswa tergantung pada apakah mereka ingin memecahkan masalah, mendefinisikan masalah, atau membuat proyek. Rencana yang dibuat seseorang tergantung pada tujuannya, apakah tujuannya adalah untuk memecahkan suatu masalah, memecahkan masalah tersebut, yang kesemuanya memerlukan tindakan, mengajukan pertanyaan, membuat keputusan, mengumpulkan dan menganalisis informasi, serta berpikir kritis dan kritis.

 

  1. Melakukan rencana dan mengukur kemajuan pribadi

Sejak awal, siswa tidak hanya perlu menyadari tujuan mereka, tetapi juga perlu menyadari keterampilan akademik yang mereka butuhkan untuk dikembangkan dan keterampilan yang telah mereka peroleh melalui proses belajar mandiri.

 

  1. Hasil Akhir

Anda perlu mengevaluasi seberapa baik rencana mereka bekerja dan mencapai hasil yang terlihat dan tidak terlihat oleh Anda. Ada ribuan cara untuk mempresentasikan hasil belajar mandiri.

Yang paling jelas adalah bahwa suatu kelompok dapat membuat portofolio dan juga memberikan informasi melalui grafik, mempresentasikan hasil belajar mereka dan bersedia menerima umpan balik dari peserta didik lain.

 

  1. Mendemonstrasikan kemampuan melalui penilaian otentik

Siswa mendemonstrasikan kemampuan, khususnya pada tugas mandiri dan otentik menggunakan standar penilaian dan indikator penilaian untuk menilai portofolio siswa, jurnal, presentasi, dan kinerja untuk memungkinkan guru menilai tingkat pencapaian akademik anda.