Mengenal Sayur Non Organik dan Cara Mencucinya Agar Benar-Benar Bersih

Jika Anda ingin hidup sehat, maka penting untuk selalu memasukkan sayuran dalam menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Karena memang dari sayuran inilah nantinya mendapatkan beragam jenis antioksidan, vitamin maupun mineral. Juga serat yang berperan dalam memperlancar pencernaan. Hanya saja memang mengolah sayuran juga tidak bisa dilakukan sembarangan, harus benar sehingga Anda tetap bisa menikmati nutrisi yang ada didalamnya secara lebih optimal.

Apa Itu Sayur Non Organik?

 Sayur segar yang biasa Anda jumpai di pasaran terbagi atas 2 jenis, diantaranya adalah sayur organik dan non organik. Jika sayuran organik ditanam dengan cara yang benar-benar tradisional tanpa adanya tambahan bahan kimia atau pestisida dalam bentuk apapun. Maka agak berbeda dengan sayuran non organik. Karena untuk jenis sayur yang satu ini proses penanamannya sudah menambahkan pupuk maupun pestisida untuk membuatnya tumbuh secara optimal dan juga terbebas dari serangan hama. Sehingga jika dilihat dari segi tampilannya lebih mulus, besar dan harganya juga lebih murah.

Perbedaan Sayur Organik dan Non Organik

Ada beberapa hal juga yang membedakan antara sayuran organik maupun jenis non organik, diantaranya adalah:

  1. Tampilan, sayur segar organik punya penampilan kurang menarik, karena tak jarang ada lubang yang dibuat oleh ulat disana, ditambah lagi dengan ukurannya yang tidak sebesar sayuran non organik.
  2. Rasa, rasa diantara keduanya juga berbeda, sayur non organik terasa lebih hambar, karena banyak diantara kandungan nutrisinya yang hilang karena proses kimiawi yang dilaluinya, sedangkan sayur organik punya rasa yang lebih nikmat.
  3. Proses penanaman, mulai dari pemilihan bibir, pengolahan tanah, pemakaian pupuk sampai dengan pengendalian hama antara jenis sayuran ini berbeda. Dimana sayuran organik memang semuanya dilakukan serba manual tanpa bantuan dari bahan kimia apapun, menggunakan pupuk alami, pemanfaatan organisme penyubur tanah yang alami, juga tidak melakukan penyemprotan hama sama sekali. Berkebalikan dengan jenis sayuran non organik.
  4. Harga, di pasaran harga dari sayur non organik memang lebih murah dibandingkan dengan yang organik, sehingga tak heran jika banyak yang menjadikannya sebagai pilihan.

Tips Mencuci Sayur Non Organik

Dalam proses pencucian sayuran non organik ini penting, untuk menghilangkan kandungan pestisida yang menempel disana, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi, yaitu:

  1. Blanching, proses yang satu ini memang banyak dilakukan untuk menghilangkan pestisida yang menempel pada sayuran, yaitu dengan cara mencelupkannya pada air mendidih selama beberapa saat, kemudian dicelupkan lagi ke air dingin.
  2. Air garam, pemakaian air garam juga jadi salah satu cara termudah untuk merontokkan pestisida yang ada pada sayuran non organik.
  3. Menggosoknya dengan air dingin, Anda juga dapat mencuci secara manual, namun harus lebih di gosok-gosok agar pestisida yang menempel nantinya bisa larut atau hilang.
  4. Gunakan air baking soda, mencuci dengan air yang ditambah baking soda nyatanya juga efektif dalam menghilangkan residu yang ditimbulkan oleh pestisida pada sayur tersebut.

Sekarang ini untuk mendapatkan beragam jenis sayur segar dan sehat jadi kian mudah menggunakan aplikasi dari TaniHub. Aplikasi yang satu ini secara khusus menjual beragam jenis produk kebutuhan dapur Anda, mulai diantaranya adalah sayuran, buah-buahan, telur, ikan, daging, bumbu masak sampai dengan sembako. Bahkan ada banyak tawaran promo menarik setiap harinya, jadi langsung saja download lewat Appstore maupun juga Play store.