Pengertian Vaksin Campak, Jadwal dan Efek Vaksin Campak

Vaksin campak merupakan sebuah vaksin yang digunakan untuk mencegah seseorang terkena penyakit campak. Vaksin satu ini termasuk dalam program imunisasi rutin lengkap yang dianjurkan oleh Kemenkes RI (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia), jadi setiap anak wajib diberikan vaksin campak.

Ada dua jenis vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit campak, yaitu vaksin MMR dan vaksin MR. Vaksin MR digunakan untuk mencegah campak dan rubella, sedangkan untuk vaksin MMR mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella.

Perhatikan Hal ini Sebelum Vaksin Campak

Vaksin campak tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan vaksin campak. Hal ini dilakukan supaya nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki, vaksin ini tidak boleh digunakan pada orang yang alergi terhadap kandungan dalam vaksin campak.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang atau pernah menderita TBC, AIDS / HIV, kejang, imun lemah, kelainan darah, cedera kepala, gangguan sumsum tulang belakang, dan kanker.
  • Jangan vaksin apabila Anda mengalami demam, silahkan tunggu sampai kondisi membaik.
  • Vaksin campak tidak boleh dilakukan pada ibu hamil atau sedang menyusui.
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang menggunakan suplemen, obat, maupun produk herbal lainnya.
  • Segera temui dokter apabila terdapat efek samping yang serius setelah melakukan vaksin campak.

1. Dosis dan Jadwal Vaksin Campak

Vaksin campak merupakan salah satu vaksin wajib untuk anak. Jadwal vaksin campak sendiri sudah ditentukan oleh IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) yang mana vaksin ini diberikan sebanyak 3x. Berikut ini adalah dosis vaksin campak berdasarkan usia:

  • Anak-Anak: Dosis 0,5 ml disuntikkan di bawah kulit. Vaksin campak MR diberikan kepada anak saat berusia 9 bulan. Sedangkan vaksin booster MR/MMR akan diberikan pada anak ketika berusia 18 bulan dan 5-7 tahun.
  • Dewasa: Jenis vaksin yang digunakan adalah Vaksin MMR dengan dosis pertama 0,5 ml yang disuntikkan lewat otot atau di bawah kulit. Untuk dosis kedua diberikan 28 hari atau satu bulan setelah dosis pertama.

2. Efek Samping Vaksin Campak

Sebenarnya vaksin campak sangat aman digunakan dan efektif mencegah campak, rubella dan gondongan. Namun seaman apapun vaksin, pasti akan menimbulkan efek samping tertentu di beberapa orang. Namun kebanyakan orang yang vaksin campak tidak mengalami masalah serius.

Bahkan mendapat vaksin campak ini lebih aman dibandingkan harus terkena penyakit campak itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin disebabkan oleh vaksin campak:

  • Area lengan yang disuntik terasa sakit dan pegal
  • Demam dan ruam ringan
  • Pembengkakan di bagian leher atau pipi
  • Nyeri sementara dan persendian terasa kaku